Skip navigation

Kebumen—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen pada hari Selasa (9/11) dan Rabu (10/11) menyelenggarakan sosialisasi proses Pemilu dan hasil Pemilu di Kabupaten Kebumen. Sosialisasi diselenggarakan di Kecamatan Klirong dan Kutowinangun. Proses dan hasil Pemilu yang disosialisasikan kepada kepala desa, Tim Penggerak PKK desa, karang taruna, serta PNS ini, tidak hanya Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2010, tetapi Pemilu Anggota DPR, DPRD dan DPD, serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009.

Sosialisasi di Kecamatan Klirong, pemberi materi Khusnul Khotimah. SSos, anggota KPU Kabupaten Kebumen Divisi Tehnis Penyelenggara. Sedangkan di Kecamatan Kutowinangun, pemberi materi anggota KPU Kebumen Divisi Humas Hubungan Antar Lembaga dan Data Informasi, Nanang W Hartono.

Cukup besar minat peserta sosialisasi untuk mengetahui lebih detil tentang penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Kebumen, khususnya Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2010. Hal ini dibuktikan dengan adanya pertanyaaan – pertanyaan kritis seputar penyelengaraan Pemilu. ” Sosialisasi dengan mengundang tokoh masyarakat di desa, diharapkan proses pemilu dan Hasil Pemilu bisa disebarluaskan kepada warga, ” kata anggota KPU Kebumen Divisi Sosialisasi Paulus Widiyantoro.SE.(Divisi Humas)

Kebumen—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebume hari Sabtu (16/10) menyelenggarakan pendidikan pemilih dan diskusi opanel. Diskusi panel dan pendidikan pemilih dengan narasumber anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Indonesia Drs Sulistyo MPd, Paulus Widiyantoro.SE anggota KPU Kebume Divisi Sosialisasi, Perencanaan, serta Nanang W Hartono, anggota KPU Kebumen Divisi Humas Hubungan Antar Lembaga dan Data Informasi ini, mengundang 105 orang guru mata pelajaran PPKN SMTA se Kabupaten Kebumen.

Paulus Widiyantoro mengatakan, tujuan dari diselenggarakan pendidikan pemilih dan diskusi panel, diharapkan guru bisa ikut berperan dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran pemilih, khususnya pemilih pemula menjadi pemilih yang kritis Disamping itu, guru bisa memberi penyadaran dan pemahaman tentang kesadaran berbangsa dan bernegara. Pasca kegiatan ini diharapkan guru meneruskan ilmu pengetahuan tentang Pemilu terkini kepada anak didiknya.

Sulistyo mengatakan, guru mata pelajaran PPKN di sekolah menengah atas, bisa berperan dalam meningkatkan kualitas hasil Pemilih, seperti terpilihnya calon legislatif yang kompetensinya dan kinerjanya sesuai dengan harapan masyarakat. Tidak adanya ruang bagi guru untuik mempengaruhi partai politik dalam rekrutmen calon legislatif misalnya, tidak berarti guru tidak bisa berperan untuik meningkatkan kualitas calon terpilih.

Guru bisa berperan dengan menyampaikan kepada pemilih pemula, tentang peserta pemilu yang ideal, sehingga mereka yang terpilih benar – benar bisa bekerja sesuai dengan harapan publik. Agar bisa berperan optimal, guru harus meng up date ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan sistem Pemilu terbaru. Dengan memperbaharui ilmu pengetahuan tentang sistem Pemilu terbaru, apa yang diperoleh siswa, bisa diterapkan ketika menggunakan hak pilihnya.

“ Kalangan pendidik yang paling rendah menggunakan informasi Pemilu, “ kata Nanang W Hartono. Pengguna informasi Pemilu paling tinggi media massa, disusul partai politik, instansi pemerintah, TNI dan Polri. KPU Kabupaten Kebumen membuka diri bagi guru untuk memperoleh informasi tentang Pemilu, baik untuk keperluan sendiri, maupun untik keperluan penelitian bagi guru yang membutuhkan untuk anak didiknya.(Divisi Humas)

Kebumen—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaaan Negara dan Lelang Purwokerto berhasil Senin (30/8), merampungkan lelang penghapusaan barang bekas Pemilu Legislarif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009. Penawaran lelang yang diajukan 3 rekanan dari 8 rekanan yang mendaftar, hasilnya lelang memcapai Rp 242,5 juta.

Barang bekas Pemilu 2009 ini, sebaian besar berupa surat suara dan formulir – formulir untuk pemumgutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara, serta kardus untuk kemasan surat suara dan formulir. Keseluruhan barang bekas beratnya mencapai 139 ton lebih, terdiri 129 ton surat suara, sisanya kertas – kertas jenis lain.

KPU Kebumen juga telah menyerahkan logistik bekas Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2010 (Pemilukada Kebumen 2010) dan Gedung olah raga Kebumen yang selama ini menjadi gudang, tempat sortir suara, pelipatan surat suara dan distribusi logistik Pemilu di Kebumen. KPU Kebumen tidak melakukan lelang barang bekas Pemilukada Kebumen 2010, karena tidak tersedia anggaran untuk lelang yang bersumber dari dana hibah.(Divisi Humas)

KPU Kebumen—Gubernur Jateng H Bibit Waluyo hari Senin (26/7) melantik H Buyar Winarso.SE dan Djuwarni.AMd.Pd sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kebumen masa jabatan 26 Juli 2010 – 26 Juli 2015. Pelantikan dilakukan dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Kebumen. Sidang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Ir Budi Hianto Susanto. Pelantikan dihadiri 1200 an orang tamu undangan.

Kepada Buyar Winarso dan Djuwarni, Bibit Waluyo mengingatkan, tidak mudah menjabat sebagai bupati dan wakil bupati. Diantaranya harus merealisasikan janji – janji selama masa kampanye Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2010, yang termaktub dalam visi dan misi pasangan calon. Untuk merealisasikan semua itu, bupati dan wakil bupati harus bekerja keras bersama – sama dengan semua unsur yang ada di Kabupaten Kebumen.

Ketergantungan yang tinggi Kabupaten Kebumen terhadap pusat, juga menjadi tantangan bagi Buyar Winarso dan Djuwarni. Jumlah pendapatan asli daerah yang kecil dibandingkan dengan sumber anggaran yang berasal dari atasan merupakan salah satu hal masih tingginya ketergantungan Kabupaten Kebumen terhadap pusat.

Bibit Waluyo juga meminta kepada masyarakat agar bersama – sama membangun Kabupaten Kebumen. Perbedaan pilihan selama Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2010 tidak menjadi hambatan untuk mendukung kepemimpinan Buyar Winarso dan Djuwarni .(Divisi Humas)

KPU Kebumen—Tahapan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Putaran Kedua setelah penetapatan hasil, penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih. Ketentuan Pasal 107 ayat (8) Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Undang – Undang Nomor 32 Tahun 2005 tentang Pemerintahan Daerah, pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pada putaran kedua dinyatakan sebagai calon terpilih.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kebumen pada hari Jumat, 9 Juli 2010 menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih, pada Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2010. Berdasarkasn hasil Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Putaran Kedua, ditetapkan pasangan nomor urut 3 H Buyar Winarso.SE – Djuwarni.AMd.Pd sebagai pasangan calon terpilih.

Selanjutnya, pada hari Senin (12/7) KPU Kabupaten Kebumen menyerahkan Keputusan Hasil Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2010, Keputusan Penetapan pasangan calon terpilih, serta salinan Putusan Mahkamah Konstitusi kepada DPRD Kabupaten Kebumen. Untuk selanjutnya, proses pengangkatan dan pelantikan H Buyar Winarso dam Djuwarni menjadi tugas kewenangan DPRD Kabupaten Kebumen.(Divisi Humas)

KPU Kebumen—Pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan seluruh permohonan  Pemohon KH Nashirrudin   Al Mansyur – H Probo Indartono.SE.MSi, KPU Kabupaten Kebumen Rabu (9/7), menyelenggarakan rapat pleno tertutup dengan acara penetapan hasil Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen  Putaran Kedua.

Putusan Mahkamah Konstitusi pada hari Jumat, 9 Juli  2010 menyatakan memolak seluruh permohonan Pemohon, yakni pemungutan suara ulang atau penghitungan suara ulang. Putusan Nomor 53 / PHPU.D – VIII/2010 menjadi dasar  KPU Kabupaten Kebumen untuk meneptakan hasil Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Putaran Kedua.

Hasil Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Putaran Kedua yang ditetapkan KPU Kabupaten Kebumen pada 9 Juni 2010. Pasangan KHM Nashirrudin  Al Mansyur –  H Probo Indartono.SE.MSi pasangam nomor urut 2 memperoleh  263.038  suara sah atau 49,09 persen. Pasangan  nomor urut 3  H Buyar Winarso.SE – Djuwarni AMd.Pd memperoleh  272.779 suara sah atau 50,91 persen.(Divisi Humas)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.